Skip to content

Peringatan Hari TBC Sedunia, Peran Kader Dalam Pencegahan Ditingkatkan

peringatan-hari-tbc-sedunia3

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Keterlibatan SSR Pelkesi Bitung dalam memperingatan hari Tuberkulosis (TBC) sedunia tahun 2022 di Kota Bitung, Rabu (24 Maret 2022).

Digelar di pusat Kota (depan Gereja Sentrum Bitung), peringatan hari TBC di lakukan dengan rangkaian kegiatan seperti pembagian leaflet edukasi tentang informasi TBC, hak dan kewajiban pasien TBC, pembagian masker kepada pengguna jalan raya, dan penghargaan bagi kader TB dan pihak-pihak yang telah mendukung penanganan TBC.

Peringatan tahun ini mengambil tema “investasi untuk eliminasi TBC, selamatkan bangsa”.

Jessica Sumajow selaku koordinator Program TBC SSR Pelkesi Bitung mengatakan, TBC merupakan masalah Kesehatan global dan salah satu penyebab utama kematian global termasuk di Indonesia.

Notifikasi kasus TBC di Indonesia masih rendah yakni 47 persen dari target yang diharapkan yaitu 85 persen.

Artinya, masih terdapat kasus TBC yang belum ternotifikasi baik itu yang belum terjangkau, belum terdeteksi, maupun belum terlaporkan.

Tahun 2021 kasus TBC di Kota Bitung sebanyak 591 kasus Yang ditemukan, Sementara itu target kasus TBC yang harus ditemukan sebanyak 832 kasus. Jadi persentase temuan TBC di Bitung sekitar 71%.

Menurut Jessica Sumajow, diperlukan kerjasama lintas program, lintas sektoral, baik dari unsur pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam upaya peningkatan penemuan kasus tuberkulosis.

Maka dari itu dirinya mendukung kegiatan peringatan hari TBC yang diselenggaran SSR Pelkesi Bitung Bersama instansi Dinas Kesehatan Kota Bitung sebagai upaya menjalin silaturahmi unsur terkait dalam pencegahan dan pengendalian TBC di Kota Bitung.

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada para Kader TB yang perannya terus ditingkatkan untuk menanggulangi TBC.

Selaku Koordinator Program TBC saya sangat berterima kasih atas peran para kader TBC yang didukung dengan keterlibatan Dinas Kesehatan Kota Bitung dalam upaya pencegahan dan penanggulangan TBC di Kota Bitung ini.

Treisje Wowor, selaku Wasor TBC Kota Bitung mengatakan bahwa dalam peringatan Hari TBC sedunia digunakan sebagai momen meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap TBC.

Para kader dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan TBC didorong untuk meningkatkan skrining serta menyampaikan edukasi tentang TBC kepada masyarakat.

SSR Pelkesi Kota Bitung adalah sebuah wadah/Lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di Bidang Kesehatan khususnya dalam upaya penanggulangan TBC di Kota Bitung. LSM ini dibentuk sejak tahun 2017-sampai sekarang.

Total Kader yang telah dibekali pelatihan tentang TBC sebanyak 71 orang yang diambil dari wilayah kerja 8 kecamatan dan 9 puskesmas.

Kader TBC ini diberikan pelatihan terkait alur untuk melaksanakan skrining, penyuluhan, bahkan investigasi kontak di rumah pasien dan lingkungan sekitar tempat tinggal pasien, maupun Kawasan kupat-kumis (Kawasan kumuh padat dan kumuh miskin).

 

 

 

Bagikan Artikel

Cermati Juga

Eliminasi TBC Di Provinsi Banten, SR Konsorsium Penabulu STPI Tanda Tangani Kesepakatan Bersama Dengan Dinas Kesehatan

Penabulu-STPI dan Dinas Kesehatan Banten melakukan Penandatanganan Kesepakatan Tangerangupdate.com (21/06/2022)
Selengkapnya »

Strategi Jemput Bola Temukan TBC : Kolaborasi Kader dan Puskesmas dalam Investigasi Kontak SR Jambi

Sudah kita ketahui bersama bahwa Indonesia hingga saat ini menduduki
Selengkapnya »

Di Balik Kisah Ibu Musdalifah, Pasien Suporter TBC RO yang Membaktikan Dirinya Untuk Membantu Pasien TBC Sembuh

Ibu Musdalifah merupakan salah satu dari patient  supporter (PS) untuk
Selengkapnya »

Perjuangan Ibu Siti Aminah dalam Mencari Suspek untuk Indonesia Bebas Tuberkulosis 2030

Siti Aminah, atau yang akrab dipanggil dengan nama Ibu Siti
Selengkapnya »

Matras TB Dorong Eliminasi TB di Bangka Belitung

  Bangka merupakan salah satu Kabupaten di Bangka Belitung yang
Selengkapnya »

Pengelolaan Shelter Sebagai Penguatan Eliminasi TBC di Lampung

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang menyebabkan masalah kesehatan terbesar
Selengkapnya »